Vaksinasi Meningitis Umrah Haji di RSUP Persahabatan

Vaksinasi Meningitis Umrah Haji di RSUP Persahabatan

Vaksinasi Meningitis di RSUP Persahabatan ternyata sangat cepat dan mudah.

Sejak tahun 2002, pemerintahan Arab Saudi mewajibkan vaksinasi meningitis untuk para pelaku perjalanan yang akan datang ke negara itu, baik untuk kunjungan, bekerja tetap, atau pun untuk melakukan ibadah umrah atau haji. Persyaratan pengajuan visa ke Saudi Arabia salah satunya adalah penyertaan sertifikat ICV (International Certificate Vaccination) yang diterbitkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Di Indonesia, pemberian sertifikat ICV diatur oleh Kementrian Kesehatan.

International Certificate Vaccination (ICV) adalah dokumen yang didapat oleh calon  jamaah umrah haji setelah mendapatkan vaksin meningitis meningokokus. Pada dokumen diterakan nama, alamat, jenis kelamin, jenis vaksin, nomor batch vaksin, tanggal penyuntikan, dan nama dokter yang menyuntikkan. 

Sertifikat ICV berbentuk buku kecil seukuran buku nikah, berwarna kuning, yang diisi oleh dokter pemberi vaksin. Orang sering menyebut sertifikat ICV dengan sebutan “kartu kuning” saja. 

Vaksin Meningitis untuk Jamaah Haji/ Umrah

Di Indonesia, vaksinasi meningitis untuk jamaah haji/ umrah biasanya diurus oleh agen travel. Calon jamaah umrah akan diarahkan untuk mendatangi tempat yang ditunjuk untuk melakukan vaksinasi Meningitis. Sayangnya, pengetahuan masyarakat yang minim tentang vaksinasi meningitis umrah/ haji ini membuat banyak biro haji umrah mengambil keuntungan yang tidak sedikit. Untuk mendapatkan dokumen ICV yang telah distempel, jama’ah harus merogoh saku hingga 500 ribu (2016) per orang. Padahal sebetulnya vaksinasi Meningitis boleh di luar tempat yang ditunjuk oleh agen travel. Biaya yang dikeluarkan juga lebih sedikit.

Untuk mendapatkan sertifikat  ICV, kita dapat mendatangi Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) seluruh Indonesia. Di Jabodetabek, vaksinasi meningitis bisa didapatkan di Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Tanjung Priuk, di Bandara Soekarno Hatta,  atau di Rumah Sakit Haji.

Untuk mendapatkah vaksinasi Meningitis terdekat di kota kamu, silakan lihat daftar lokasi Vaksinasi Meningitis dan RS Jabodetabek yang mengeluarkan sertifikat ICV di sini, ya! Untuk di wilayah lain di Indonesia bisa dilihat di sini.

Sertifikat ICV ternyata ada yang dipalsukan, terutama bagi kepentingan TKI. Jadi, berhati-hati, ya. Pastikan untuk mendapatkan sertifikat ICV di tempat yang disebutkan dalam link di atas. 

Vaksinasi Meningitis di RSUP Persahabatan: Mudah dan Cepat

Karena umrah kali ini saya jalan sendiri, backpack, tidak melalui agen travel (kecuali land arrangement (LA)-nya), saya harus melakukan semuanya sendiri.

Saya mencoba menelepon Asrama Haji Bekasi. Dari percakapan telepon dengan petugas di Asrama Haji Bekasi dan mencari informasi di mesin pencari, saya menyimpulkan bahwa di sana antriannya agak panjang.  Dari percakapan telepon, petugas Asrama Haji Bekasi mengatakan bahwa nanti saya juga harus ambil vaksinasi influenza.

Beberapa provider vaksinasi meningitis memang sering setengah memaksa meminta calon jamaah umrah untuk mengambil vaksin yang lain, seperti influenza dan pneumonia. Jika kita melakukan vaksinasi meningitis melalui agen travel biasanya tim medisnya sering memberi informasi berlebihan dengan mengatakan bahwa vaksin influenza juga wajib diambil. Total biaya vaksinasi meningitis dan influenza bisa mencapai 750 ribu per orang. Biaya vaksinasi untuk umrah jadi sangat membengkak. Padahal, faktanya, vaksin influenza hanya diwajibkan di tahun 2011. Namun, untuk jamaah umrah haji yang berusia 60 tahun ke atas, vaksin influenza memang disarankan.  

Meski berangkat umrah melalui travel, tidak salah jika kita melakukan vaksinasi meningitis secara mandiri saja. Katakan kepada provider umrah tempat kamu mendaftar bahwa kamu akan melakukan vaksinasi sendiri. Tapi jangan lupa untuk menyerahkan sertifikat ICV-nya ke agen travel, berbarengan dengan menyerahkan paspor.

Saya coba menelepon Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Persahabatan di Rawamangun. Ternyata mereka melayani pemberian vaksin Meningitis. 

vaksin mening2
Gedung IPMT RSUP Persahabatan

RSUP Persahabatan adalah rumah sakit kelas A, setara dengan RSCM. Ia adalah rumah sakit pemerintah yang secara khusus menangani penyakit paru-paru.

Pelayanan vaksinasi Meningitis dilakukan di Gedung Instalasi Pelayanan Medik Terpadu (IPMT) RSUP Persahabatan, pukul 8.00-12.00, Senin-Jumat (Telp. 021-4891708 ext. 263).

Di meja resepsionis, saya diminta:

  1. Fotokopi paspor
  2. Foto 6×4.

Ini adalah syarat pembuatan kartu kuning vaksin meningitis. Jangan sampai lupa dibawa, ya.

Setelah mengisi formulir yang diberikan, saya menunggu dipanggil untuk mengecek tensi darah. Kondisi tubuh harus sehat saat menerima vaksinasi. Tidak lebih dari lima menit saya dipanggil dan dicek tekanan darahnya. Saya diberi berkas data dan diminta ke ruangan 13 setelah membayar biaya vaksin ke kasir. Biayanya 305 ribu (tahun 2016), sama dengan yang di Asrama Haji Bekasi. Sepertinya memang biaya standarnya sebesar itu.

vaksin mening3
Kuitansi pembayaran vaksisani Meningitis.

Setelah menyerahkan berkas dan menunjukkan kuitansi di ruangan 13, lima menit kemudian saya dipanggil untuk divaksinasi. Cepat sekali.

Nama vaksin yang disuntikkan adalah Meningitis ACWY 135Y. Vaksin meningitis ini dapat dipakai oleh mereka yang berusia 11 tahun ke atas. Sementara untuk indikasi 2 – 10 tahun sedang dalam proses registrasi BPOM, tapi sudah disetujui FDA (Food and Drug Administration). (Dr. dr. Julitasari Sundoro, Komite Penasehat Ahli Imunisasi Nasional)

Setelah disuntik, petugas kesehatannya berpesan agar jangan digaruk jika terasa gatal di bekas suntikan. Efek samping vaksin yang mungkin muncul antara lain ruam di sekitar luka suntikan.

Vaksin akan efektif setelah dua minggu disuntikkan ke dalam tubuh. Jadi, pastikan untuk mendapatkan vaksi ini setidaknya 2 minggu sebelum tanggal keberangkatan. Vaksin ini dapat memberi perlindungan sekitar dua tahun.

Setelah membubuhkan stempel dan tanda tangan di dalamnya, dokter pun menyerahkan sertifikat ICV-nya. Total waktu yang saya habiskan untuk vaksinasi hanya 15 menit. 

Saya senang sekali dengan pelayanan di IPMT RSUP Persahabatan ini. Vaksinasi Meningitis Umrah Haji di RSUP Persahabatan sangat mudah. Cepat, ringkas, dan tidak ada biaya-biaya tambahan. 

vaksin mening4
ICV (nternational Certificate of Vaccination)

Mengapa Harus Vaksinasi Meningitis?

Indonesia memang bukan salah satu negara endemis penyakit meningokokus. Afrika Sub-Saharalah menjadi wilayah tertinggi penyebaran penyakit ini, hingga dijuluki sebagai African meningitis belt.

Setiap jamaah haji dan umrah akan berisiko tertular dari jamaah lain, terutama jamaah dari Afrika. 
Padatnya arus manusia dan jangka waktu yang cukup lama selama menunaikan ibadah haji atau umrah menyebabkan penularan infeksi semakin cepat dan semakin sering terjadi. 

Meningitis adalah penyakit akibat dari infeksi virus neisseria meningitidis (meningokokus) yang menjalar pada selaput pelindung yang menyelimuti otak dan saraf tulang belakang (meninges).

Ketika meradang, meninges membengkak karena infeksi yang terjadi. Sistem saraf dan otak bisa rusak pada beberapa kasus. Gejalanya adalah demam, sakit kepala, leher terasa kaku.

Bakteri atau virus penyebab meningitis bisa tersebar melalui batuk, bersin, ciuman, atau berbagi peralatan.

Untuk mencegah penularan penyakit ini, biasakan mencuci tangan, hidup higienis, memiliki pola hidup sehat (makan sehat bergizi, istirahat cukup, dan olahraga), menutup mulut saat bersin atau batuk, berhati-hati dalam memilih makanan.

Karena bakteri meningokokus jarang ditemukan di Indonesia, banyak orang Indonesia yang tidak memiliki kekebalan terhadap bakteri tersebut. Inilah mengapa vaksinasi sangat dianjurkan bagi orang Indonesia yang bepergian ke wilayah dengan penyebaran virus meningokokus yang tinggi.

Menurut Dr. dr. Julitasari Sundoro dari Komite Penasehat Ahli Imunisasi Nasional, yang perlu digarisbawahi adalah bahwa jamaah bisa saja terlihat sehat dan baik-baik saja setelah pulang menunaikan ibdah haji atau umrah. Akan tetapi, tanpa disadari mungkin saja ia telah menjadi pembawa (carrier) bakteri penyebab infeksi dari selaput sekeliling otak dan sumsum tulang belakang ini. Vaksinasi tidak hanya melindungi jamaah haji, tetapi juga melindungi orang-orang di sekelilingnya saat jamaah haji tersebut kembali ke daerah asal. 

Vaksin Meningitis Halalkah?

Di Indonesia, produsen vaksin yang telah mendapatkan izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) adalah Menveo. Vaksinnya yang bernama Meningitis ACWY 135Y telah disertifikasi halal oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Nah, sekarang tidak perlu ragu lagi untuk melakukan vaksinasi meningitis, ya. Semoga perjalanan kamu lancar hingga kembali ke tanah air.

1 Comment

1 Trackback / Pingback

  1. Daftar Lokasi Vaksinasi Meningitis di Jabodetabek - Tebar Kebaikan

Tambah info dan komentarmu di sini, ya!